Warga Desa Sukaraja, wilayah yang berdekatan dengan kawasan Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, menyampaikan keluhan menyusul terjadinya luapan air yang merendam sejumlah titik permukiman. Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan dampak pengerjaan proyek pembangunan bendungan di aliran Sungai Sei Dalu Dalu.
Kondisi di lapangan memperlihatkan peningkatan debit air di aliran sungai yang tidak mampu tertampung secara optimal. Aliran air disinyalir terhambat oleh proses pengerjaan bendungan yang tengah berlangsung, sehingga memicu air meluap ke akses jalan desa hingga pekarangan rumah masyarakat sekitar.
Hambatan Aliran Air dan Akses Jalan Warga
Berdasarkan dokumentasi visual dan pantauan di lokasi, genangan air sungai berwarna cokelat tampak membasahi kawasan di sekitar tanggul proyek. Situasi kian menyulitkan aktivitas masyarakat lantaran adanya penumpukan material pasir di beberapa titik yang menutupi jalur transportasi, sehingga mengganggu mobilitas harian warga yang melintas.
Menghadapi kondisi tersebut, masyarakat setempat berinisiatif menggelar aksi gotong royong secara swadaya. Warga bahu-membahu menata penahan darurat guna meminimalkan laju luapan air ke kawasan permukiman yang lebih luas sembari menjaga keselamatan lingkungan sekitar.
Pemerintah Desa Dorong Koordinasi Cepat dan Tingkatkan Kewaspadaan
Menanggapi keluhan masyarakat, pemerintah desa setempat mengimbau seluruh lapisan warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat intensitas curah hujan tinggi terus melanda wilayah tersebut. Kewaspadaan dini dinilai sangat krusial untuk mencegah timbulnya kerugian materiil maupun ancaman keselamatan jiwa.
Selain memberikan imbauan mitigasi, pemerintah desa juga mendorong pihak-pihak berwenang untuk segera duduk bersama dan berkoordinasi langsung dengan pihak pelaksana proyek pembangunan bendungan. Langkah dialogis ini dinilai penting demi merumuskan solusi teknis yang tepat dan berkeadilan, agar pengerjaan infrastruktur dapat berjalan optimal tanpa mengorbankan kenyamanan dan keselamatan warga sekitar.
Redaktur: Irma Yani
Pimpinan Umum: Fernando Albert Damanik



