BerandaUncategorized​Jalan di Simalungun Jadi Lautan Sampah, Warga dan Pengguna Jalan Keluhkan Bau...

​Jalan di Simalungun Jadi Lautan Sampah, Warga dan Pengguna Jalan Keluhkan Bau Busuk. 18 September 2026 Jum’at Masalah penumpukan sampah di pinggir jalan kembali meresahkan warga.

18 September 2026 Jum’at
Masalah penumpukan sampah di pinggir jalan kembali meresahkan warga.

Kali ini, tumpukan sampah yang menggunung dan berserakan terlihat jelas di kawasan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

​Sampah yang sebagian besar terdiri dari limbah rumah tangga, plastik, dan sisa-sisa makanan tersebut terlihat meluber hingga memakan bahu jalan.

Kondisi ini tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan dampak kesehatan dan kenyamanan bagi lingkungan sekitar.

​Salah seorang pengguna jalan yang sering melintas, sebut warga mengeluhkan kondisi tersebut. Menurutnya, tumpukan sampah ini sudah berlangsung cukup lama dan semakin hari semakin parah.

​“Sangat mengganggu, lingkungan ,Selain tidak enak dilihat, baunya itu lho, sangat menyengat, apalagi kalau habis hujan atau pas siang hari saat matahari terik.

Kita yang lewat pakai motor sampai harus tahan napas,” keluh warga yang melintas
​Kekhawatiran senada juga disampaikan oleh warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi tumpukan sampah.

Mereka khawatir limbah tersebut akan menjadi sarang penyakit, terutama di musim hujan di mana genangan air sampah dapat memicu timbulnya jentik nyamuk dan bakteri.
​“Kami khawatir nanti jadi sumber penyakit bagi anak-anak di sini.

Apalagi kalau air lindi (cairan sampah) mengalir ke parit warga, bisa mencemari air,” ujar seorang ibu rumah tangga yang enggan disebutkan namanya.

​Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya upaya pengangkutan atau penanganan serius dari pihak terkait terhadap tumpukan sampah ini.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun, khususnya dinas kebersihan dan aparat kecamatan, dapat segera turun tangan untuk membersihkan lokasi tersebut dan mencarikan solusi jangka panjang agar tidak ada lagi oknum warga yang membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut.

​Kondisi di Perdagangan I ini menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya, serta perlunya respons cepat dari pemerintah daerah dalam penanganan limbah demi terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

18 September 2026 Jum’at
Masalah penumpukan sampah di pinggir jalan kembali meresahkan warga.

Kali ini, tumpukan sampah yang menggunung dan berserakan terlihat jelas di kawasan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

​Sampah yang sebagian besar terdiri dari limbah rumah tangga, plastik, dan sisa-sisa makanan tersebut terlihat meluber hingga memakan bahu jalan.

Kondisi ini tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan dampak kesehatan dan kenyamanan bagi lingkungan sekitar.

​Salah seorang pengguna jalan yang sering melintas, sebut warga mengeluhkan kondisi tersebut. Menurutnya, tumpukan sampah ini sudah berlangsung cukup lama dan semakin hari semakin parah.

​“Sangat mengganggu, lingkungan ,Selain tidak enak dilihat, baunya itu lho, sangat menyengat, apalagi kalau habis hujan atau pas siang hari saat matahari terik.

Kita yang lewat pakai motor sampai harus tahan napas,” keluh warga yang melintas
​Kekhawatiran senada juga disampaikan oleh warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi tumpukan sampah.

Mereka khawatir limbah tersebut akan menjadi sarang penyakit, terutama di musim hujan di mana genangan air sampah dapat memicu timbulnya jentik nyamuk dan bakteri.
​“Kami khawatir nanti jadi sumber penyakit bagi anak-anak di sini.

Apalagi kalau air lindi (cairan sampah) mengalir ke parit warga, bisa mencemari air,” ujar seorang ibu rumah tangga yang enggan disebutkan namanya.

​Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya upaya pengangkutan atau penanganan serius dari pihak terkait terhadap tumpukan sampah ini.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun, khususnya dinas kebersihan dan aparat kecamatan, dapat segera turun tangan untuk membersihkan lokasi tersebut dan mencarikan solusi jangka panjang agar tidak ada lagi oknum warga yang membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut.

​Kondisi di Perdagangan I ini menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya, serta perlunya respons cepat dari pemerintah daerah dalam penanganan limbah demi terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Busuk.

18 September 2026 Jum’at
Masalah penumpukan sampah di pinggir jalan kembali meresahkan warga.

Kali ini, tumpukan sampah yang menggunung dan berserakan terlihat jelas di kawasan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

​Sampah yang sebagian besar terdiri dari limbah rumah tangga, plastik, dan sisa-sisa makanan tersebut terlihat meluber hingga memakan bahu jalan.

Kondisi ini tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan dampak kesehatan dan kenyamanan bagi lingkungan sekitar.

​Salah seorang pengguna jalan yang sering melintas, sebut warga mengeluhkan kondisi tersebut. Menurutnya, tumpukan sampah ini sudah berlangsung cukup lama dan semakin hari semakin parah.

​“Sangat mengganggu, lingkungan ,Selain tidak enak dilihat, baunya itu lho, sangat menyengat, apalagi kalau habis hujan atau pas siang hari saat matahari terik.

Kita yang lewat pakai motor sampai harus tahan napas,” keluh warga yang melintas
​Kekhawatiran senada juga disampaikan oleh warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi tumpukan sampah.

Mereka khawatir limbah tersebut akan menjadi sarang penyakit, terutama di musim hujan di mana genangan air sampah dapat memicu timbulnya jentik nyamuk dan bakteri.
​“Kami khawatir nanti jadi sumber penyakit bagi anak-anak di sini.

Apalagi kalau air lindi (cairan sampah) mengalir ke parit warga, bisa mencemari air,” ujar seorang ibu rumah tangga yang enggan disebutkan namanya.

​Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya upaya pengangkutan atau penanganan serius dari pihak terkait terhadap tumpukan sampah ini.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun, khususnya dinas kebersihan dan aparat kecamatan, dapat segera turun tangan untuk membersihkan lokasi tersebut dan mencarikan solusi jangka panjang agar tidak ada lagi oknum warga yang membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut.

​Kondisi di Perdagangan I ini menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya, serta perlunya respons cepat dari pemerintah daerah dalam penanganan limbah demi terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Redaktur: Irma Yani
Pimpinan Umum: Fernando Albert Damanik

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments