Kobarkan Semangat Prajurit, Siswa Latihan Rindam Gelar Latihan Taktik dan Penyamaran di Medan Latihan.
RINDAM, Sabtu (19 September 2026) —Siantar Simalungun ,Semangat membara ditunjukkan oleh para prajurit dan siswa pendidikan Resimen Induk Kodam (Rindam) dalam mengikuti rangkaian latihan taktis lapangan di area perkebunan dan hutan latihan.
Dengan mengenakan seragam loreng lengkap beserta riasan samaran (camouflage) di wajah dan dedaunan sebagai penyamaran kepala, para prajurit tampak siap menghadapi berbagai tantangan simulasi pertempuran.
Latihan ini dirancang untuk mengasah ketangkasan, disiplin, ketahanan fisik, serta penguasaan taktik lapangan militer.
Kuasai Taktik dan Titik Berkumpul (TB Akhir)
Dalam simulasi latihan taktik ini, setiap prajurit dibekali dengan persenjataan lengkap dan teknik penyamaran (penyamaran individu) agar dapat menyatu dengan lingkungan sekitar perkebunan.
Penyamaran menggunakan tumbuhan sekitar terbukti efektif untuk melatih kewaspadaan dan kemampuan bertahan di medan sebenarnya.
Salah satu tahapan penting yang berhasil diselesaikan adalah konsolidasi di titik berkumpul atau “TB AKHIR”.
Kehadiran plang penanda ini menjadi bukti kedisiplinan prajurit dalam menyelesaikan misi sesuai target dan waktu yang telah ditentukan.
Sinergi dan Komando Lapangan
Tidak hanya ketangkasan perorangan, kekompakan tim juga ditunjukkan oleh seluruh regu saat berfoto bersama usai menyelesaikan materi latihan. Sikap sigap, tatapan fokus, dan kedisiplinan tinggi terpancar dari wajah para prajurit.
Dukungan logistik dan mobilitas latihan dilaporkan berjalan lancar dengan penyiapan armada kendaraan patroli dan pengawalan militer di sepanjang jalur latihan.
”Latihan ini bukan hanya untuk mengasah kemampuan teknis menembak dan taktik, tetapi juga untuk membentuk mental baja, jiwa korsa, serta kesiapan penuh prajurit dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar salah satu instruktur di lokasi latihan.
Kegiatan latihan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat hingga seluruh rangkaian materi latihan lapangan dinyatakan selesai.
Kobarkan Semangat Prajurit, Siswa Latihan Rindam Gelar Latihan Taktik dan Penyamaran di Medan Latihan.
RINDAM, Sabtu (19 September 2026) —Siantar Simalungun ,Semangat membara ditunjukkan oleh para prajurit dan siswa pendidikan Resimen Induk Kodam (Rindam) dalam mengikuti rangkaian latihan taktis lapangan di area perkebunan dan hutan latihan.
Dengan mengenakan seragam loreng lengkap beserta riasan samaran (camouflage) di wajah dan dedaunan sebagai penyamaran kepala, para prajurit tampak siap menghadapi berbagai tantangan simulasi pertempuran.
Latihan ini dirancang untuk mengasah ketangkasan, disiplin, ketahanan fisik, serta penguasaan taktik lapangan militer.
Kuasai Taktik dan Titik Berkumpul (TB Akhir)
Dalam simulasi latihan taktik ini, setiap prajurit dibekali dengan persenjataan lengkap dan teknik penyamaran (penyamaran individu) agar dapat menyatu dengan lingkungan sekitar perkebunan.
Penyamaran menggunakan tumbuhan sekitar terbukti efektif untuk melatih kewaspadaan dan kemampuan bertahan di medan sebenarnya.
Salah satu tahapan penting yang berhasil diselesaikan adalah konsolidasi di titik berkumpul atau “TB AKHIR”.
Kehadiran plang penanda ini menjadi bukti kedisiplinan prajurit dalam menyelesaikan misi sesuai target dan waktu yang telah ditentukan.
Sinergi dan Komando Lapangan
Tidak hanya ketangkasan perorangan, kekompakan tim juga ditunjukkan oleh seluruh regu saat berfoto bersama usai menyelesaikan materi latihan. Sikap sigap, tatapan fokus, dan kedisiplinan tinggi terpancar dari wajah para prajurit.
Dukungan logistik dan mobilitas latihan dilaporkan berjalan lancar dengan penyiapan armada kendaraan patroli dan pengawalan militer di sepanjang jalur latihan.
”Latihan ini bukan hanya untuk mengasah kemampuan teknis menembak dan taktik, tetapi juga untuk membentuk mental baja, jiwa korsa, serta kesiapan penuh prajurit dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar salah satu instruktur di lokasi latihan.
Kegiatan latihan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat hingga seluruh rangkaian materi latihan lapangan dinyatakan selesai.
Redaktur: Irma Yani
Pimpinan Umum: Fernando Albert Damanik



